Sinkronisasi data merupakan proses membangun konsistensi antara data yang diperoleh dari satu atau lebih sumber menuju ke suatu basis penyimpanan data.
Untuk sampai pada sinkronisasi data yang baik, salah satu masalah penting ada pada kualitas data.
Kualitas data adalah ukuran kondisi data berdasarkan faktor-faktor seperti keakuratan, kelengkapan, reliabilitas, dan kemutakhiran.
Bila kualitas data buruk atau asal-asalan maka dapat terjadi kekeliruan data. Salah satu akibatnya adalah data tak berhasil melayani tujuan yang direncanakan atau dimaksudkan.
Gagasan untuk tulisan ini diperoleh dari informasi dalam berita harian Kompas, “Bansos Ruwet karena Data”, 4 Juni 2020, halaman 1.
Untuk sampai pada sinkronisasi data yang baik, salah satu masalah penting ada pada kualitas data.
Kualitas data adalah ukuran kondisi data berdasarkan faktor-faktor seperti keakuratan, kelengkapan, reliabilitas, dan kemutakhiran.
Bila kualitas data buruk atau asal-asalan maka dapat terjadi kekeliruan data. Salah satu akibatnya adalah data tak berhasil melayani tujuan yang direncanakan atau dimaksudkan.
Gagasan untuk tulisan ini diperoleh dari informasi dalam berita harian Kompas, “Bansos Ruwet karena Data”, 4 Juni 2020, halaman 1.