Metode pembelajaran offline atau online

Mana yang lebih baik, apakah metode pembelajaran tatap muka langsung atau metode pembelajaran jarak jauh lewat jaringan internet?

Untuk selanjutnya, saya menyebut pembelajaran tatap muka secara langsung dengan istilah pembelajaran offline, sementara pembelajaran jarak jauh lewat jaringan internet dengan istilah pembelajaran online.

Apa yang sama dari kedua metode? Persamaannya, kedua metode sama-sama membutuhkan interaksi sosial.

Lalu apa perbedaannya?

Untuk pembelajaran offline:

Karena ada pertemuan tatap muka secara langsung, peserta belajar dapat menerima umpan balik langsung dari teman sekelas dan juga dari pengajar. Proses mendengar tanya jawab secara langsung dari satu peserta belajar memberikan kesempatan belajar bagi peserta belajar yang lain.

Kemampuan komunikasi (berbicara, bertanya, berdebat) dari peserta belajar juga berkembang lebih baik karena bertemu dengan banyak orang yang berbeda-beda.

Untuk pelajaran yang berbasis pelatihan praktis, kehadiran guru yang mendampingi secara langsung dan adanya uji coba secara langsung sebuah materi belajar sangat membantu pemahaman peserta belajar.

Pembelajaran offline (tatap muka langsung) yang merupakan metode pendidikan tradisional bisa melatih dan menuntut peserta belajar untuk mengembangkan rasa disiplin dan tanggung jawab.

Ada percakapan, canda, dan ekspresi bahasa tubuh, yang dirasakan secara spontan dan nyata. Interaksi bersama dalam satu ruang dan waktu selama periode waktu tertentu semacam ini menciptakan kenangan sepanjang hidup.

Untuk pembelajaran online:

Anda dapat belajar dari mana saja, yang Anda butuhkan hanya koneksi internet. Ada keleluasaan sehubungan dengan ruang /tempat/lingkungan fisik.

Pembelajaran melalui media online biasanya disesuaikan dengan kebutuhan para peserta belajar (custom) yang tentu berbeda satu sama lain.

Pembelajaran online membuat Anda dapat mengatur kecepatan Anda dalam memahami berbagai hal. Tidak ada tekanan untuk belajar pada periode waktu yang tetap sebagaimana lazim dalam pembelajaran offline.

Pada sisi tertentu, pengelolaan biaya pembelajaran online bisa jadi lebih hemat dan efektif. Tidak ada biaya transportasi menuju ke sekolah. Tidak ada pembelian buku-buku dan seragam sekolah.

Yang terbaik adalah menggabungkan dan membuat kombinasi dari kedua metode pembelajaran.

Gagasan untuk tulisan ini diperoleh dari informasi dalam berita harian Kompas, “Utamakan Keselematan Semua Warga Sekolah”, 8 Juni 2020, halaman 1.